Skip to main content

How to create CV

Assalammualaikum....

Alhamdulillah, diblog kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat CV agar dapat menarik perhatian HRD atau Recruiter, berhubung dengan pekerjaan saya sebagai Recruitment. Hihi
Sekadar berbagi pengalaman saya sebagai seorang rekruiter dimana setiap hari dihadapkan berbagai macam CV oleh para pencari kerja atau jobseeker terutama freshgraduate. Namun, apakah semuanya qualified ? Mari kita bahas..

Beberapa kesalahan yang mungkin merupakan hal sepele tetapi sangat amat berpengaruh besar adalah urutan pada CV itu sendiri dan kurang jelasnya isi dari CV itu sendiri. Hmm lalu bagaimana sih menyusun CV yang benar ya ? Let's get start it. 

Yang pertama adalah data pribadi. Terkait data pribadi menurut saya hal yang perlu dijabarkan atau penting adalah nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, status, hp nomer dan email. Kenapa demikian ? Karena 6 komponen tersebut telah mewakili mengenai diri anda. Jadi tidak perlu terlalu banyak meberikan informasi mengenai data diri anda. It's makes HRD bored guys. Boleh juga kalian menambahkan foto kalian. Jangan foto selfie ya hehehe. Foto terbaru kalian dengan background merah atau biru. Yang pasti foto formal! 

Yang kedua adalah pendidikan. Untuk pendidikan terakhir perlu bgt nih karena menjadi tolak ukur HRD dalam screening kandidat. Pendidikan itu sendiri diinfokan mengenai periode studi, nama/lembaga studi, jurusan studi serta nilai akhir selama kalian studi. I think, its very important karena sebagian besar requirement job mengutamakan pendidikan guys dan hal pertama yang akan dilihat oleh HRD.

Yang ketiga adalah pengalaman bekerja. Masih sering banget jobseeker hanya memberikan informasi pengalaman kerja TETAPI tidak mencantumkan job desc dari pekerjaan itu sendiri guys. Job desc merupakan hal yang penting juga guys. Kenapa demikian ? Karena job desc itu sendiri menjadi acuan dari scope of work kalian dan what you do as that position. Kalian ngapain aja si, apa yang kalian lakukan. Lebih simpelnya seperti itu. Jobdesc itu juga dituliskan min. 5 poin guys. Dalam jobdesc itu sendiri diinfokan hanya poinnya saja ya, jadi kalian jangan seperti story telling. Wkwk

Yang keempat adalah skill atau keahlian. Banyak banget nih para jobseeker bahkan sebagian besar jobseeker menuliskan microsoft office dan internet sebagai skill utama atau bahkan sering muncul diCV para jobseeker. Menurut saya pribadi Ms. Office dan Internet adalah hal yang umum dan bahkan anak SMPpun bisa skill tersebut. Saya pernah membaca salah satu blog dimana, skill tersebut tidaklah penting atau dicantumkan tapi mungkin beberapa posisi Ms. Office atau Internet adalah skill utama seperti mungkin data entry. Lalu tips utk mencantumkan skll adalah cantumkan skill yang sesuai dengan posisi kamu guys agar HRDpun dapat membandingkan dengan requirement mereka. Hihi

Yang kelima adalah organisasi, training dan achievement. Nah untuk ketiga hal tersebut sangat penting juga tetapi tidak terlalu penting juga. Hmm maksudnya gimana ya ? Haha. Terkadang HRD melihat kepribadian dari 3 hal yang pernah kalian ikuti guys. Kenapa demikian, karena dari 3 hal itu sendiri dapat menggambarkan diri kalian seperti misalkan organisasi. Organisasi dapat menggambarkan who you're seperti you're friendly, humble dan senang bersosialiasi. Itu menjadi nilai plus juga buat kalian. Dalam memberikan informasi terkait 3 hal tersebut juga jangan terlalu detail ya. Cukup periode, nama dan conducted by siapa ketiga hal tersebut.

Yang keenam adalah informasi berdasarkan posisi kalian. Misalkan kalian sebagai seorang IT Konsultan atau Programmer kalian bisa menambahkan informasi mengenai project yang pernah kalian lakukan. 

Itulah cara menyusun CV yang berdasarkan pengalaman saya pribadi. Hehe. Mungkin dari kalian ada penambahan boleh saja asalkan jangan terlalu jelimet ya dan jangan sampai HRD bosen melihat CV kalian. Kalau ada pertanyaan dsb, silahkan komen dibawah ya!

Sekian, terima kasih.

Comments