Skip to main content

Sebuah Pemikiran

Beberapa hari lagi bulan oktober. Its will be my birthday. Ya, 19 tahun. Gak berasa umur semakin berkurang. Mengingat umur yang semakin nambah angkanya, pastinya banyak hal juga yang pikirin. Salah satu pertanyaan yang muncul dibenak gue adalah...

 "Udah ngapain aja ya gue 19 tahun ini ?"

Sebagai bahan renungan dan intropeksi diri untuk kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik. Masih banyak hal yang harus dirombak dan diperbaiki secara perlahan dan InshaaAllah pasti. Hihi. 

Balik lagi ke pertanyaan tadi, selama 19 tahun ini udah banyak hal-hal yang udah gue lakuin baik itu yang bermanfaat atau tidak bermanfaat dan bahkan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang gak penting sama sekali. Memikirkan hal-hal yang gak penting untuk dipikirkan. Hmm jadi ingat buku yang sedang gue baca saat ini yaitu The Subtle Art not Giving a F*ck karya Mark Manson salah satu blogger terkenal. Didalam buku itu terdapat salah kalimat yang sangat bagus menurut gua:

"Kunci untuk kehidupan yang baik bukan tentang memedulikan lebih banyak hal; tapi tentang hal yang sederhana saja, hanya peduli tentang apa yang benar dan mendesak dan penting."

Kalimat tersebut sangat amat mengubah pikiran gue. Yap. Gue memang terkenal cuek dan bodo-amatan. Bahkan saat gue bercerita bahwa gue mau beli buku tersebut, temen sekantor bilang "Wah jangan vir, nanti lo makin-makin (cuek dan bodoamatannya)". Gue cuma ketawa ngakak haha. But I know maksud dia baik. 

Terkadang memang benar kita harus bersikap cuek dan bodoamatan tetapi pada suatu hal yang gak penting. Ibarat sebuah memory apabila digunakan untuk menyimpan suatu dokumen yang sudah tidak berguna lagi, untuk apa ? Sama halnya otak (pikiran) manusia, punya kapasitas memory juga. Lebih baik digunakan atau memikirkan hal yang penting dan bermanfaat dan juga tidak menghabiskan waktu. 

Flashback waktu zaman masih SMK, ada salah satu teman mengatakan kepada gue: "Enak yang vir jadi lo, bodoamatan. Gue susah banget kaya gitu." Memang temen gue satu ini kalo gue perhatiin terlalu sibuk memikirkan suatu hal yang menurut gue itu gak penting banget. Bahkan hal-hal yang menjadi prioritasnya menjadi terbengkalai. Gue sebagai teman yang baik wkwk memberikan dia nasihat secara personal. Sok-sokan nasihatin yang gue :D

Nah ada satu hal lagi ini yang paling umum yaitu pusing mikirin komentar orang. Pernah gak si kita berpikir kalo misalkan kita dengerin semua komentar orang tentang kita itu gak akan pernah ada abisnya ? Secara personal, kita manusia punya kelebihan dan kekurangan masing-masing dan punya cara dan selera yang berbeda-beda setiap manusia. Banyak yang komen ini dan itu and never end. Fenomena ini sering banget terjadi disosial media contohnya instagram. Waktu itu gue lalu ngestalk salah satu artis terkenal diinstagram. Banyak yang berkomentar dari netizen dan bahkan sesama netizen. Sibuk komentarin orang lain. Padahal gak ada ujungnya dan titik penyelesaiannya. Hmm. Its wasting time. 

Kita sebagai manusia salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang diberi anugrah lebih yaitu salah satunya berpikir, cobalah untuk berpikir lebih matang dan lebih bijak lagi. 

Disini gue gak bermaksud untuk mempengaruhi kalian dalam hal apapun tapi memberikan masukan saja untuk kedepannya lebih bijak lagi. I'm still learning how to be better person. :)

Happy weekend and thank you.

Comments