Skip to main content

What's wrong with me

Singkat cerita, waktu pertama kali gue masuk kerja disalah satu perusahaan di jakarta timbul banyak perasaan. Entah, campur aduk. Namun, hal aneh terjadi saat gue berkenalan dengan salah satu petuah disana. Gue merasa, dia agak sedikit berbeda. Bukan karena gue suka sama dia. Bukan. Tapi rasa sedikit diperbedakan. Diperbedakan dari hal background pendidikan. Dengan muka datar, gue berpikir dalam hati...

"What's wrong with me ?"

Kemudian, setelah beberapa bulan bekerja disana. Gue mulai membuka suara mengenai hal tersebut. Gue sedikit cerita dengan lead gue. Alhamdulillah, lead gue tipikal orang yang menghargai, pendengar dan penasihat yang baik. Ternyata benar praduga selama ini.

Sebenarnya gue cuek aja si orang mau ngomong apa karena secara logika juga, gue bekerja gak ngerepotin dia. hehe. Cuma gak masuk nalar atau logika gue aja. Let me tell...

Pertama. Gue baru lulus SMK per April 2017 dan masuk kerja disana Oktober 2017. Usia gue pada saat itu 18 tahun. Ok, jika normalnya rata-rata orang lulus kuliah S1 di usia 21-22 tahun. Seharusnya dia baru bisa membedakan hal itu ketika gue diumur segitu. Kecuali gue ada akselerasi. xD

Kedua. Kita harus open minded dan positive thinking juga. Gak semua kuliah itu hanya belajar full atau reguler seperti umumnya. Disini ada beberapa orang yang memang memutuskan untuk kuliah kelas karyawan dengan beberapa alasan. Namun, pada kenyataan orang hanya liat dari luarnya saja. Ibarat pepatah: Don't judge a book by its cover. Pissss

Ketiga. Mungkin dia berpikir jika orang yang tidak kuliah tidak akan sukses. Hello, please wake up. Sukses bisa diraih dengan cara apapun, salah satunya adalah kuliah. Tapi orang yang kuliah belum tentu sukses dan orang yang tidak kuliah belum tentu tidak bisa sukses. Semua balik lagi ke diri masing-masing. Kalo kita baca cerita mengenai Bill Gates dan Mark Zuckerberg, mungkin akan membuka pikiran dan menginspirasi. 

Keempat. Hidup seperti roda. Tidak semua selalu diatas dan yang dibawah pasti akan bisa ke atas. Yang di atas juga tidak boleh sombong dan yang di bawah tidak boleh menyerah. Mungkin saat itu kau bisa aja membedakan. But I never angry, I just proved the results.

Kelima. Apa kau tau gue sedang berjuang kerja dan kuliah ? Menabung tiap bulannya untuk bayaran kuliah. Ngirit makan dan ongkos. Nahan jajan. Pagi sampe sore kerja. Malem belajar ampe tengah malem.

Ok, gitu aja. 

Disini gue hanya sedikit share aja. Bukan bermaksud apapun. Ambil sisi positifnya aja. Segala sesuatu yang kita nilai buruk, belum tentu buruk juga menurut orang lain. Mungkin ada beberapa alasan atau sudut pandang yang berbeda. So, kita harus hargai itu. Kalaupun memang berada di jalan yang salah, segera dinasihati agar kembali ke jalan yang lurus. Bukan malah dihina atau dicaci, yang justru mematahkan. Dan ingat, jangan lupa bersyukur!


Comments