Akhir-akhir ini lagi banyak banget bahas mengenai peraturan mengenai body shaming. Body shaming itu sendiri adalah “mencela atau menghina orang lain atau dirimu sendiri karena penampilan fisiknya”. Misalnya, mengejek orang lain karena dia gendut, mencela orang lain karena bentuk tubuhnya, mencibir seseorang karena warna kulitnya dan contoh-contoh lainnya. Biasanya body shaming paling sering terjadi di media sosial yang populer yaitu instagram. Ada beberapa juga yang secara langsung atau face to face body shamingnya. Well, body shaming memang meresahkan dan dapat berdampak pada mental seseorang.
Body shaming yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”). UU ITE yang dimaksud tertuang dalam pasal 27 ayat (3).
Gue setuju bahwa aturan diatas adalah salah satu cara agar kedepannya kita dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan mencegah terjadinya konflik di media sosial.
Gue pribadi pernah melakukan body shaming (gue udah tobat kok) dan mendapatkan body shaming baik melalui media sosial atau face to face. Semisal;
"Muka lu kek orang tipes"
"Makan vir, biar gemuk"
Gue sendiri, merasakan betul gimana rasanya kena body shaming. Mungkin ini balasan karena gue melakukan itu juga ke orang lain. Piiissss gengs! Body shaming memang tindakan yang tidak baik. Apalagi berisi hinaan atau celaan. Padahal ketika menghina orang, belum tentu diri kita sempurna. Dasar manusia suka lupa diri.
Menurut gue pribadi, body shaming memberikan nilai positif juga. Contohnya yang paling sering gue baca adalah body shaming tentang bentuk tubuh yang 'gendut'. Dari hinaan itu mungkin akan memberikan motivasi untuk menurunkan berat badan secara 'ideal' karena bentuk tubuh yang gendut dapat memberikan dampak negatif misalnya penyakit jantung, etc. In the end, jadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit tsb karena berhasil diet akibat body shaming yang diterima.
Mungkin maksudnya adalah memberikan saran atau masukan tapi dalam bentuk yang 'kasar'. Kadang serba salah juga, ketika kita udah memperbaiki body shaming itu masih ada aja yang kurang. HAHA nobody's perfect! Mungkin sesekali its ok, tapi kalo keseringan jatohnya 'ngurusin idup orang'. Lol.
Pada hakikatnya, setiap makhluk di dunia ini terutama manusia diciptakan berbeda-beda. Masing-masing punya kekurangan dan kelebihannya. Mungkin pada saat kita membody shaming seseorang, merasa ada kelebihan dari diri kita. Namun, ketika kita kena body shaming, yang mana itu adalah kekurangan kita. Hargailah. Don't judge each other.
Syukuri apa yang sudah Tuhan berikan ke kita dan jaga baik-baik anugerah-Nya karena kalo kita mendengarkan omongan orang lain tentang kita, tidak ada abisnya.
Stop body shaming!
/ambil nilai positifnya/
Menurut gue pribadi, body shaming memberikan nilai positif juga. Contohnya yang paling sering gue baca adalah body shaming tentang bentuk tubuh yang 'gendut'. Dari hinaan itu mungkin akan memberikan motivasi untuk menurunkan berat badan secara 'ideal' karena bentuk tubuh yang gendut dapat memberikan dampak negatif misalnya penyakit jantung, etc. In the end, jadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit tsb karena berhasil diet akibat body shaming yang diterima.
It shouldn't be about Body Shaming. It should be about motivating, supporting and encouraging each other.
Mungkin maksudnya adalah memberikan saran atau masukan tapi dalam bentuk yang 'kasar'. Kadang serba salah juga, ketika kita udah memperbaiki body shaming itu masih ada aja yang kurang. HAHA nobody's perfect! Mungkin sesekali its ok, tapi kalo keseringan jatohnya 'ngurusin idup orang'. Lol.
Pada hakikatnya, setiap makhluk di dunia ini terutama manusia diciptakan berbeda-beda. Masing-masing punya kekurangan dan kelebihannya. Mungkin pada saat kita membody shaming seseorang, merasa ada kelebihan dari diri kita. Namun, ketika kita kena body shaming, yang mana itu adalah kekurangan kita. Hargailah. Don't judge each other.
Syukuri apa yang sudah Tuhan berikan ke kita dan jaga baik-baik anugerah-Nya karena kalo kita mendengarkan omongan orang lain tentang kita, tidak ada abisnya.
Nobody's perfect!
I don't care what people say about me. It's me!
Stop body shaming!
/ambil nilai positifnya/
Comments
Post a Comment